Laporan OJT Minggu 9

Hari : Senin
Tanggal : 16 Maret 2009

Kegiatan Praktek:
* Repair + Install Windows 08.00 – 10.00
* Flash Player, Corel, AVG 7.5
Install Driver Motherboard 11.00 – 13.30
(Audio, VGA, LAN, IDE, AGP, USB 2.0 dan Modem)
* Update Windows + VGA 14.30 – 15.30
* UpgradeWMP 10.0 & WMP 11.0 15.30 – 16.00
Tempat : Divisi Rekayasa Umum (REKUM)


Hari : Selasa
Tanggal : 17 Maret 2009

Kegiatan Praktek :
* Uninstall & Install Nero 7.0 08.00 – 09.00
* Spesifikasi + Setting PC ( Mengganti Power Supply ) 09.00 – 10.00
* Download Driver Printer HP 1020 LaserJet 10.00 – 11.30
* Install Driver Printer HP 1020 LaserJet 13.00 – 15.00
* Sharing Printer ke Jaringan IFS
Microsoft Project 2000 15.00 – 15.15
Tempat : Divisi Rekayasa Umum (REKUM)

Hari : Rabu
Tanggal:18 Maret 2009
Kegiatan praktek :
* Memasang Chasing CPU + Menghubung CPU- 08.30 – 09.15
semua periferalnya.
* Spesifikasi Periferal 09.15 – 10.10
* Membuat Laporan OJT minggu IX 10.15 – 11.30
*Browsing 13.00 – 15.00
Tempat : Divisi Rekayasa Umum (REKUM)

Hari :Kamis
Tanggal:19 Maret 2009
Kegiatan Praktek :
* Update Anti Virus Avira. 09.00 – 09.30
* Browsing 10.00 – 11.00
* Membuat Loporan OJT Minggu IX 14.32 – 15.00
Tempat : Divisi Rekayasa Umum (REKUM)


Hari:Jum'at
Tanggal :20 Maret 2009

LIBUR PEMADAMAN LISTRIK

Laporan OJT minggu 7

Hari : Senin
Tanggal :2 Maret 2009

Kegiatan Praktek :
1.Browsing & Update AVG 8.0 08.00 – 09.00
2.Spekulasi & Diagnosa Kerusakan PC ( RAM & VGA Card) 09.00 – 11.00
3.Install Windows Service Pack3 11.00 – 13.00
4.Repair Windows SP- 3 13.00 – 14.00
Tempat : Divisi Rekayasa Umum (REKUM)

Hari : Selasa
Tanggal :3 Maret 2009

LIBUR ( PEMADAMAN LISTRIK )


Hari :Rabu
Tangal : 4 Maret 2009

SAKIT

Hari :Kamis
Tanggal : 5 Maret 2009

Kegiatan Praktek:
1.Blogging 08.00 – 08.30
2.Update Windows & Windows Media Player-9 08.30 – 11.30
Tempat : Divisi Rekayasa Umum (REKUM)

Hari : Jum’at
Tanggal : 6 Maret 2009

SAKIT

Laporan OJT minggu 6

Hari : senin
Tanggal : 23 februari 2009

Sakit


Hari : Selasa
Tanggal : 24 Februari 2009

Kegiatan Praktek :
a. Browsing 08.00 – 09.00
b. Install Wiondows Xp for Notebook 09.00 – 10.00
c. Spesifikasi Notebook 10.00 – 12.00
d. Up Date AVG 8.0 via Folder 13.30 – 13.45
Tempat : Divisi Rekayasa Umum (REKUM)

Hari : Rabu
Tanggal : 25 Februari 2009

Kegiatan Praktek :
a. Setup Windows XP Pro service Pack 3 09.00 – 10.00
b. Install Service Pack 3 for Windows XP 10.00 – 11.30
c. Repair & Update Windows XP 11.00 – 16.00
Tempat : Divisi Rekayasa Umum (REKUM)

Hari : Kamis
Tanggal : 26 Februari 2009

Kegiatan Praktek :
a. Unistall & Install AVG 8.0 07.30 – 08.30
b. Install & Update AVG 7.5 10.00 – 11.00
c. Scan Computer 11.00 – 11.30
d. Remove Program-program 14.30 – 14.30
Tempat : Divisi Rekayasa Umum (REKUM)

Hari : Jum’at
Tanggal : 27 Februari 2009

Kegiatan Praktek :
a. Disk Cleanup 08.30 – 10.15
b. Download & install Anti Virus Avira 10.15 – 12.00
c. Download Modul KKPI 13.30 – 13.45
d. Membuat Laporan Ojt Minggu VI 14.30 – 16.00
Tempat : Divisi Rekayasa Umum (REKUM)

laporan OJT minggu 5

Hari : Senin
Tanggal : 16 februari 2009

Kegiatan Praktek :
a. Install Windows XP + Pack3 08.30 – 10.00
b. Install Divace Motherboard Asus 10.00 – 11.00
c. Install program – program ( Office ) 11.00 – 16.00
d. Update AVG 8.0 14.00 – 15.00
Tempat : Divisi Rekayasa Umum (REKUM)

Hari : Selasa
Tanggal : 14 Februari 2009

Kegiatan Praktek :
a. Install program – program ( Adrobe Acrobat, IFS, Oracle7 ) 09.00 – 14.00
b. Update AVG 8.0 04.30 – 16.00
Tempat : Divisi Rekayasa Umum (REKUM)

Hari : Rabu
Tanggal : 15 Februari 2009

a. Remove & Install AVG 8.0 09.00 – 11.00
b. Entry Data IFS ( Material ) 13.00 – 16.15
c. Me-Repair WindowsXP 11.00 – 13.00
Tempat : Divisi Rekayasa Umum (REKUM)

Hari : Kamis
Tanggal : 16 Februari 2009

Kegiatan Praktek :
a. Download & Update AVG 8.0 08.00 – 09.00
b. Remove & Install AVG 8.0 09.00 – 10.00
c. Install Divace motherboard 10.00 – 11.30
d. Repair Windows XP 12.30 – 13.30
e. Diagnosa kerusakan Notebook ( LAPTOP ) 12.00 – 16.15
Tempat : Divisi Rekayasa Umum (REKUM)

Hari : Jum’at
Tanggal : 17 Februari 2009

Kegiatan Praktek ;
a. Test External Harddisk Notebook 09.00 – 10.00
b. Download Divace Motherboard AsusTek P4MX 10.00 – 12.00
c. Install device Motherboard MDX Sound 13.00 – 13.30
d. Browsing IE 14.00 – 16.15
Tempat : Divisi Rekayasa Umum (REKUM)

laporan OJT minggu 1 , 2 , 3 , 4

Laporan kegiatan Minggu 1

Nama : RENNY PUTRI WINARSIH
No.Induk : 4061.118.TKJ
Minggu ke : I
Tempat : PT.PAL PERSERO (Divisi Rekayasa Umum)

Hari : Senin
Tanggal : 19-January-2009
Kegiatan praktek :
a. Memperbaiki PC 11.00-selesai
b. Mendiaknosa kerusakan PC 11.00-selesai
Tempat : Divisi Rekayasa Umum (REKUM)

Hari : Selasa
Tanggal : 20- January -2009
Kegiatan praktek :
a. Memasang LAN CARD 09.00-11.30
b. Setting Internet 14.00-15.30
Tempat : Divisi Rekayasa Umum (REKUM)

Hari : Rabu
Tanggal : 21- January -2009
Kegiatan praktek :
a. Setting Internet 08.00-09.00
b. Scan Virus 10.00-11.30
Tempat : Divisi Rekayasa Umum (REKUM)

Hari : Kamis
Tanggal : 22- January -2009
Kegiatan praktek :
a. Sharing Data 08.00-selesai
Tempat : Divisi Rekayasa Umum (REKUM)

Hari :Jum’at
Tanggal : 23- January -2009
Kegiatan praktek :
a. Editing Data 08.00-10.00
b. Memasukkan Data JO ke IFS 10.00-15.00
c. Speak Sound 15.00-selesai
Tempat : Divisi Rekayasa Umum (REKUM)


Laporan kegiatan Minggu 2

Nama : RENNY PUTRI WINARSIH
No.Induk : 4061.118.TKJ
Minggu ke : II
Tempat : PT.PAL PERSERO (Divisi Rekayasa Umum)

Hari : Senin
Tanggal : 26- January -2009
Kegiatan praktek :
L I B U R h a r i I M L E K
Tempat :
Divisi Rekayasa Umum (REKUM)

Hari : Selasa
Tanggal : 27- January -2009
Kegiatan praktek :
a. Memasukkan data JO ke IFS 08.30-11.30
b. Memperbaiki Trouble Sound 12.30-15.30
Tempat : Divisi Rekayasa Umum (REKUM)

Hari : Rabu
Tanggal : 28- January -2009
Kegiatan praktek :
a. Memasukkan data JO ke IFS 08.30-selesai
Tempat : Divisi Rekayasa Umum (REKUM)

Hari : Kamis
Tanggal : 29- January -2009
Kegiatan praktek :
a. Memperbaiki sound computer 08.30-selesai
(Speak sound )
Tempat : Divisi Rekayasa Umum (REKUM)

Hari : Jum’at
Tanggal : 30- January -2009
Kegiatan praktek :
a. Memformat data C & backup data 08.30-10.00
b. Menginstal windows XP 10.00-selesai
Tempat : Divisi Rekayasa Umum

Laporan kegiatan Minggu 3

Nama : RENNY PUTRI WINARSIH
No.Induk : 4061.118.TKJ
Minggu ke : III
Tempat : PT.PAL PERSERO (Divisi Rekayasa Umum)

Hari : Senin
Tanggal : 02-February-2009
Kegiatan praktek :
a. Melanjutkan Menginstal Windows XP - 08.00-selesai
Tempat : Divisi Rekayasa Umum (REKUM)

Hari :Selasa
Tanggal : 03-February-2009
Kegiatan praktek :
a. Memasukkan data JO ke IFS 10.00-selesai
Tempat : Divisi P Rekayasa Umum (REKUM)

Hari : Rabu
Tanggal : 04-February-2009
Kegiatan praktek :
a. Speak sound 08.00-11.00
b. Memasukkan data- 13.00-15.30
c. IFS Material Proyek ke Excel
Tempat : Divisi Rekayasa Umum (REKUM)

Hari : Kamis
Tanggal : 05-February-2009
Kegiatan praktek :
a. Scan Virus 08.00-11.00
b. Memasukkan data JO ke IFS 11.00-selesai
Tempat : Divisi Rekayasa Umum (REKUM)

Hari : jum’at
Tanggal : 06-February-2009
Kegiatan praktek :
a. Menginstal Office 2003 08.00-12.30
b. Menginstal Photoshop 13.00-selesai
Tempat : Divisi Rekayasa Umum (REKUM)



Laporan kegiatan MINGGU 4

Nama : RENNY PUTRI WINARSIH
No.Induk : 4061.118.TKJ
Minggu ke : 4
Tempat : PT.PAL PERSERO (Divisi Rekayasa Umum)

Hari : Senin
Tanggal : 09-February-2009
Kegiatan praktek :
a. Melanjutkan menginstal 08.00-selesai
(menginstal Driver MotherBoard)
Tempat : Divisi Rekayasa Umum (REKUM)

Hari : Selasa
Tanggal : 10-February-2009
Kegiatan praktek :
a. Menginstal Adobe Acrobat 08.00-09.30
b. Memperbaiki Printer 13.30-15.30
Tempat : Divisi Rekayasa Umum (REKUM)

Hari : Rabu
Tanggal : 11-February-2009
Kegiatan praktek :
a. Memasukkan data material ke IFS 08.00-11.00
b. MeUpdate Driver HP LG 14.00-selesai
Tempat : Divisi Rekayasa Umum (REKUM)

Hari : Kamis
Tanggal : 12-February-2009
Kegiatan praktek :
a. Update Anti virus Symantic & AVG 09.00-selesai
Tempat : Divisi Rekayasa Umum (REKUM)

Hari : Jum’at
Tanggal : 13-February-2009
Kegiatan praktek :
L I B U R Pemadaman listrik Surabaya Timur
Tempat : PT.PAL PERSERO
Troubleshooting Network yang paling sering terjadi pada Windows
Koneksi Internet Terputus, apa yang harus dilakukan ?
Beberapa langkah yang sebaiknya diikutin adalah sebagai berikut :

step 1: siapkan minumanlah biar gak haus
step 2: pastikan posisi anda senyaman mungkin
Step 3: Cek nyala lampu pada Ethernet dan kabel Ethernet
- Jika tidak ada tanda koneksi, check kabelnya
- Cek juga lampu pada hub/switch termasuk powernya.


Step 4: Pastikan, setting ip,dns dan default gw sudah dikonfigurasi dengan tepat.
- gunakan ipconfig, ipconfig/all untuk memeriksa.
- gunakan ipconfig/release, ipconfig/renew untuk jaringan
yang menggunakan dhcp.
Step 5: Ping Default Gateway
- ip default gateway dapat dilihat melalui perintah ipconfig
Step 6: Ping DNS dan proxy server (jika policy jaringan harus menggunakan
proxy)
Step 7: Jika semuanya berhasil, ping dan tracert ke ipserverdns dan ipserverproxy
Step 8: Jika semuanya berhasil, coba ping dan tracert ke situs luar spt
www.google.com
sumber:http//raskiantoro.blogspot.com

MEMBUAT ROUTER STATIS

MEMBUAT ROUTER STATIS PADA LINUX DEBIAN
~ Pertama –tama install computer dengan Linux Debian
dan install mc pada cd binary ke 4, dan pada root ketik apt-get install mc
~ Komputer harus memiliki 2 Buah Lan Card
~ Kemudian setting IP ke dua Lan card tersebut
~ masuk ke mc,1 Lan Card disambungkan ke router (eth0) Satunya ke client (eth1) dengan masuk ke /etc/network lalu interfaces tekan F4 ,dan mengetik berikut ini:


Auto eth0
Iface eth0 inet static
address 192.168.10.1
netmask 255.255.255.0
broadcast 192.168.10.255
network 192.168.10.0

auto eth1
iface eth1 inet static
address 192.168.5.1
netmask 255.255.255.0
gateway 192.168.5.1
broadcast 192.168.5.255
network 192.168.5.0
#auto lo
#iface lo inet loopback

~ setelah selesai maka akan tampak seperti dibawah ini















~ Setelah semuanya sudah di ketik simpan dengan tekan F2
~ Kemudian restart ip tersebut dengan ketik /etc/init.d/networking restart
~ Untuk Memastikan Ip tersebut sudah masuk ,lihat dengan menggunakan ifconfig dan perintah route untuk mengecek gateway
~ Kemudian aktifkan ip forwardingnya dengan masuk ke /etc/sysctl.conf , lalu hapus tanda (#) pada ipforwarding di ipv4
~ Kemudian Routing dengan mengketik :
>iptables –t nat –A POSTROUTING –s 192.168.10.0/24 –j MASQUERADE
>iptables-save
~Kemudian lihat dengan mengetik perintah iptables –t nat –n –L
~Kemudian ping 192.168.10.1 pada computer klient



P3rangkat - p3rangkat jaringan

#. Perangkat Keras

Untuk jaringan komputer atau LAN (Local Area Network) sederhana mengandung beberapa komponen atau perangkat keras yang sangat penting dan merupakan kebutuhan utamanya. Perangkat keras yang dimaksud antara lain adalah:

* Komputer yang akan digunakan sebagai Server
* Beberapa komputer untuk workstation
* NIC (Network Interface Card)
* Wireless LAN
* HUB atau Swicth yang mendukung F/O
* Swicth Wireless
* Kabel UTP
* Conector RJ45 dan RJ11
* UPS jika diperlukan
* Fiber Optic







perangkat-perangkat jaringan server

1.


server adalah sebuah Komputer yang bertugas sebagai pelayan jaringan. Server mengatur lalu lintas data dalam sebuah jaringan dan menyediakan resource yang dapat dipakai oleh komputer lain yang terhubung dalam jaringannya. Server merupakan piranti khusus dalam jaringan komputer yang menjadi tempat bagi semua nodes di dalam jaringan untuk bisa melakukan resource sharing. Server m elayani semua nodes, jika nodes membutuhkan. Server ada beberapa macam, yaitu: printer server, file server, disk server, dan database server. Server bisa bersifat dedicated, artinya server tidak bisa dipergunakan sebagai nodes untuk komunikasi, ada juga yang bersifat non-dedicated, yaitu selain berfungsi sebagai server juga dapat dipergunakan sebagai titik masuk untuk berkomunikasi di dalam jaringan. Cara seperti ini populer dengan istilah client-server.


2.
komputer client

Di dalam komputer jaringan, merupakan komputer yang memanfaatkan sumber daya dalam jaringan yang disediakan oleh komputer lainnya, yang disebut dengan server. Juga merupakan sebuah aplikasi atau proses yang meminta pelayanan dari komponen atau proses lainnya. Adanya client ini, memudahkan koneksi ke komputer server, dan mengatur serta menjaga hubungan dari sumber daya lainnya. Dalam lingkungan Client/Server, workstation biasanya adalah merupakan komputer client. Kalau dalam objek COM, adalah merupakan program yang mengakses atau menggunakan suatu layanan yang disediakan oleh komponen lainnya.


3.

LAN Card

LAN Card berupa papan elektronik yang nantinya ditanam atau dipasang di setiap komputer yang akan dihubungkan ke suatu jaringan. Jaringan ini tidak terbatas pada LAN (Local Area Network) saja bisa juga Workgroup.


4.

HUB

Secara sederhana HUB bisa dikatakan suatu perangkat yang memiliki banyak port yang akan menghubungkan beberapa Node atau titik sehingga membentuk suatu jaringan pada topologi star. Pada jaringan yang umum dan sederhana salah satu port menghubungkan HUB tersebut ke komputer Server. Sedangkan port lainnya digunakan untuk menghubungkan komputer client atau workstation yang sudah memiliki NIC untuk membentuk suatu jaringan.

5.
SWITCH

witch atau lebih dikenal dengan istilah LAN switch merupakan perluasan dari konsep bridge. Ada dua arsitektur dasar yang digunakan pada switch, yaitu cut-through dan store-and-forward. Switch cut-through memiliki kelebihan di sisi kecepatan karena ketika sebuah paket datang, switch hanya memperhatikan alamat tujuan sebelum diteruskan ke segmen tujuannya.
Sedangkan switch store-and-forward merupakan kebalikan dari switch cut-through. Switch ini menerima dan menganalisa seluruh isi paket sebelum meneruskannya ke tujuan dan untuk memeriksa satu paket memerlukan waktu, tetapi ini memungkinkan switch untuk mengetahui adanya kerusakan pada paket dan mencegahnya agar tidak mengganggu jaringan.
Dengan switch ada beberapa keuntungan karena setiap segmen jaringan memiliki bandwidth 10 Mbps penuh, tidak terbagi seperti pada "shared network." Dengan demikian kecepatan transfer data lebih tinggi. Jaringan yang dibentuk dari sejumlah switch yang saling berhubungan disebut "collapsed backbone.


6.
Wireless

Wireles ini bermacam-macam merk dan jenisnya. Namun dalam buku ini tidak akan menjelaskan merk dan jenis dari Wireless tersebut, yang pasti ada Wireless yang sudah terpasang di komputer ada juga sebagai tambahan. Bahkan untuk komputer notebook atau Laptop yang sudah memasang logo Mobile Technology secara otomatis sudah ada Wirelessnya.


7.

Kabel Twisted Pair Cable ini ada dua jenis yaitu shielded dan unshielded. Shielded adalah jenis kabel yang memiliki selubung pembungkus sedangkan unshielded tidak mempunyai selubung pembungkus. Untuk koneksinya kabel jenis ini menggunakan konektor RJ-11 atau RJ-45.Twisted-pair (dikenal juga sebagai 10 BaseT) cocok untuk jaringan kecil, sedang maupun besar yang membutuhkan fleksibilitas dan kapasitas untuk berkembang sesuai dengan pertumbuhan pemakai network.
Pada twisted-pair network, komputer disusun membentuk suatu pola star. Setiap PC memiliki satu kabel twisted-pair yang tersentral pada HUB.
Twisted-pair umumnya lebih reliable dibandingkan dengan thin coax karena HUB mempunyai kemampuan data error correction dan meningkatkan kecepatan transmisi. Bahkan dengan HUB ini bisa dirangkai menjadi suatu jaringan yang besar.
Saat ini ada beberapa grade, atau kategori, dari kabel twisted-pair. Category 5 adalah yang paling reliable dan memiliki kompatibilitas yang tinggi, dan yang paling disarankan. Berjalan baik pada 10 Mbps network, dan Fast Ethernet. Anda dapat membeli kabel Category 5 yang telah dibuat, atau membuatnya sendiri.
Kabel Category 5 dapat dibeli atau dibuat baik yang straight-through atau crossed. Suatu kabel Category 5 memiliki 8 kabel kecil yang masing-masing memiliki kode warna di dalamnya dari ujung ke ujung. Hanya kabel kecil 1, 2, 3, dan 6 yang digunakan oleh Ethernet network untuk komunikasi. Walaupun hanya 4 kabel yang akan digunakan, tetapi masing-masing 8 kabel semuanya terhubung ke jack.
Kabel Straight-through digunakan untuk menghubungkan komputer ke HUB. Kabel Crossed digunakan untuk menghubungkan HUB ke HUB (ada beberapa pengecualian: beberapa jenis HUB memiliki up-link port yang telah dicross secara internal, yang mana memungkinkan Anda melakukan uplink HUB dengan suatu straight cable sebagai gantinya).
Pada suatu kabel straight-through, kabel 1, 2, 3, dan 6 pada satu ujung juga di kabel 1, 2, 3, dan 6 pada ujung lainnya. Pada suatu kabel crossed, urutan dari kabel diubah dari ujung yang satu ke ujung lainnya: kabel 1 menjadi 3, dan 2 menjadi 6.
Untuk menggambarkan urutan kabel mana yang nomor 1, pegang RJ-45 tip dengan bagian tembaganya menghadap pada Anda sesuai gambar berikut



8.

Media ini paling banyak digunakan sebagai media LAN meskipun lebih mahal dan lebih sukar penggunaannya dibandingkan twisted pair. Kabel ini memiliki bandwith yang lebar, sehingga bisa digunakan untuk komunikasi broadband. Thick Coaxial biasanya digunakan untuk kabel backbone pada jaringan instalasi Ethernet antar gedung. Dapat menjangkau jarak 500 m bahkan 2500 m dengan menggunakan repeater.
Thin coax (dikenal juga sebagai 10 Base 2) adalah cocok untuk network rumah atau kantor, dengan dua atau tiga komputer. Kabel ini mirip seperti kabel antena TV, harganya tidak terlalu mahal dan mudah pemasangannya.
Kabel jenis ini proses pemasangannya menggunakan konektor BNC. Pada jaringan jenis ini untuk menyambung ke masing-masing komputer menggunakan konektor T (T-connector) dan setiap ujungnya menggunakan terminator atau penutup (50 ohm) jika tidak menggunakan HUB.


9.
Fiber Optic


Jaringan yang menggunakan F/O ini memang sangat jarang digunakan. Biasanya hanya perusahaan besar saja yang menggunakan jaringan dengan media F/O. Karena harganya relatif mahal dan proses pemasangannya lebih sulit.
Namun demikian, jaringan yang menggunakan F/O ini dari segi kehandalan dan kecepatan tidak diragukan lagi. Kecepatan pengiriman data dengan media F/O ini lebih dari 100 Mbps dan bebas dari pengaruh lingkungan (noise).

sumber: http//raskiantoro.blogspot.com
http//f3bria.blogspot.com

FUNGSI HUB DAN SWITCH HUB

FUNGSI HUB DAN SWITCH HUB
Dalam Jaringan komputer kita perlu hub yang berfungsi untuk menggabungkan beberapa komputer menjadi satu buah kelompok jaringan. Mungkin bila kita hanya akan menghubungkan dua buah PC kita hanya akan memerlukan Kabel UTP dengan Crimping dengan metode cross cable. Tapi bagaimana halnya dengan 10 PC ? atau 20 PC ? disinilah fungsi hub bekerja dimana komputer2 tersebut akan dihubungkin dengan UTP Straight Cable yang dicolokkan ke port2 yang ada di hub dan diset dengan IP dengan alamat jaringan yang sama, maka kita akan berada di dalam jaringan komputer yang terdiri lebih dari 2 buah PC.



Sekarang ini banyak orang menilai hub sudah cukup untuk mengatasi problema seperti itu, tetapi dilihat dari sisi lain ternyata hub memiliki sedikit kejelekan dimana dia akan membroadcast semua paket yang akan dikirim ke salah satu IP Tujuan. Hal ini mungkin tidak akan terasa bila kita hanya memiliki 10 buah PC yang terkoneksi dalam satu jaringan. Tetapi bagaimana dengan ratusan ? atau bahkan mungkin ribuan? disinilah fungsi switch sebenarnya bekerja.Di bidang jaringan komputer seringkali kita mendengar kata hub dan switch, bentuknya mirip dan fungsinya dasarnya juga sama yaitu untuk transfer data dari dan ke komputer-komputer dalam suatu jaringan. Beberapa waktu yang lalu penulis mendapati pertanyaan sederhana mengenai perbedaan antara hub dan switch dari beberapa rekan penulis. Melalui artikel kali ini penulis akan bahas secara singkat mengenai perbedaannya. Dari tampak luar, sebuah hub atau switch terlihat sama, keduanya memiliki jack RJ-45 untuk berhubungan dengan suatu device. Sebelum berbicara mengenai mengenai perbedaan antara keduanya maka ada baiknya kita lihat sejenak mengenai keterbatasan suatu (non switched) ethernet, yaitu hanya satu device yang dapat mentransmit data ke suatu segment pada suatu waktu tertentu. Jika lebih dari satu device berusaha mentransmit data pada waktu yang bersamaan maka akan terjadilah collision. Setelah collision terjadi maka setiap device tadi harus melakukan proses pengiriman data kembali (re-transmit). Dapat dibayangkan jika jumlah segment dalam jaringan semakin bertambah maka otomatis kemungkinan akan terjadinya collision akan semakin besar, dan karena akibat collision ini semua device akan melakukan proses re-transmit maka otomatis traffic jaringan akan menjadi relatif lebih lambat. Sebelum ditemukannya teknologi switch, suatu jaringan dapat dibagi-bagi ke dalam beberapa segment dengan suatu device yang dinamakan bridge. Bridge memiliki dua buah port ethernet. Jika ada traffic ke dalam jaringan maka secara otomatis bridge akan mengamati device-device yang terlibat di dalamnya dari kedua sisi (melihat berdasarkan MAC address-nya). Bridge kemudian akan mampu membuat keputusan untuk mem-forward atau tidak mem-forward setiap paket data menuju ke device tujuan.

Hub
Sama seperti switch, tetapi perbedaannya adalah hub tidak memiliki faslitas routing. Sehingga semua informasi yang datang akan dikirimkan ke semua komputer (broadcast)
.
Hub adalah istilah umum yang digunakan untuk menerangkan sebuahcentral connection point untuk komputer pada network. Fungsi dasaryang dilakukan oleh hub adalah menerima sinyal dari satu komputer danmentransmisikannya ke komputer yang lain.Sebuah hub bisa active atau passive. Active hub bertindak sebagairepeater; ia meregenerasi dan mengirimkan sinyal yangdiperkuat. Passive hub hanya bertindak sebagai kotak sambungan; iamembagi/memisahkan sinyal yang masuk untuk ditransmisikan ke seluruhnetwork.Hub adalah central utnuk topologi star dan mengijinkan komputer untukditambahkan atau dipindahkan pada network dengan relatif mudah.Kapabilitas yang disediakan hub central utnuk topologi star dan mengijinkan computer untuk ditambahkan atau dipindahkan pada network dengan relatif mudah.

Fungsi tambahan selain sebagai central connection point, hubmenyediakan kemampuan berikut:
- memfasilitasikan penambahan, penghilangan atau pemindahan
- workstation. menambah jarak network (fungsi sebagai repeater)
- menyediakan fleksibilitas dengan mensupport interface yang berbeda
- (Ethernet, Token Ring, FDDI). menawarkan feature yang fault
- tolerance (isolasi kerusakan) memberikan manajemen service yang
- tersentralisasi (koleksi informasi, diagnostic

Kekurangannya, hub cukup mahal, membutuhkan kabel tersendiri untukberjalan, dan akan mematikan seluruh network jika ia tidak berfungsi.Cara kerja Hubpada dasarnya adalah sebuah pemisah sinyal (signal splitter). Iamengambil bit-bit yang datang dari satu port dan mengirimkan copynyake tiap-tiap port yang lain. Setiap host yang tersambung ke hub akanmelihat paket ini tapi hanya host yang ditujukan saja yang akanmemprosesnya. Ini dapat menyebabkan masalah network traffic karenapaket yang ditujukan ke satu host sebenarnya dikirimkan ke semua host(meskipun ia hanya diproses oleh salah satu yang ditujukannya saja).


Switch

Biasanya switch banyak digunakan untuk jaringan LAN token star.Dan switch ini digunakan sebagai repeater/penguat. Berfungsi untuk menghubungkan kabel-kabel UTP ( Kategori 5/5e ) komputer yang satu dengan komputer yang lain. Dalam switch biasanya terdapat routing, routing sendiri berfungsi untuk batu loncat untuk melakukan koneksi dengan komputer lain dalam LAN.
Switch adalah hub pintar yang mempunyai kemampuan untuk menentukantujuan MAC address dari packet. Daripada melewatkan packet ke semuaport, switch meneruskannya ke port dimana ia dialamatkan. Jadi, switchdapat secara drastis mengurangi traffic network.Switch memelihara daftar MAC address yang dihubungkan ke port-portnyayang ia gunakan untuk menentukan kemana harus mengirimkanpaketnya. Karena ia beroperasi pada MAC address bukan pada IP address,switch secara umum lebih cepat daripada sebuah router.

Kenapa Switch Lebih Baik?
Di dalam hub tidak ada proses apa-apa dalam menangani traffic jaringan. Hub hanya mengulang sinyal yang masuk ke seluruh port yang ada pada hub tersebut. Ini akan sangat berbeda dengan switch, di dalam switch setiap port berfungsi juga sebagai suatu bridge. Jika suatu port terhubung dengan suatu device maka secara prinsipal setiap device akan bersifat independen terhadap device lainnya. Perbedaan lainnya lagi adalah bahwa 10/100 ethernet hub hanya bekerja secara half-duplex, ini artinya adalah sebuah device hanya dapat mengirim atau menerima data pada suatu waktu tertentu. Switch mampu bekerja secara full-duplex yang artinya mampu menerima dan mengirimkan data pada saat yang bersamaan.Sebagai contoh misalnya ada suatu switch yang pada port-nya terpasang beberapa device berikut ini:
- Computer 1
- Computer 2
- Computer 3

- Printer
- File Server
- Uplink ke internet.
Perbedaan lainnya lagi adalah bahwa 10/100 ethernet hub hanya bekerja secara half-duplex, ini artinya adalah sebuah device hanya dapat mengirim atau menerima data pada suatu waktu tertentu. Switch mampu bekerja secara full-duplex yang artinya mampu menerima dan mengirimkan data pada saat yang bersamaan.Pada kasus ini, Computer 1 dapat melakukan proses print (cetak) dokumen, sementara itu Computer 2 bisa mengakses file server, dan sementara itu pula Computer 3 dapat melakukan akses ke Internet. Ini semua bisa dilakukan karena switch dapat secara pintar melakukan forward traffic paket data khusus hanya kepada device-device yang terlibat saja. Ini juga yang disebut dengan hubungan antar device yang simultan dan bersifat independen. Jadi kesimpulannya di dalam switch terdapat suatu mekanisme filtering dan forwarding terhadap traffic jaringan yang melewatinya.
Switch Bekerja pada lapisan data link ( Baca posting mengenai OSI Layer ) tetapi memiliki keunggulan di mana masing-masing port memiliki domain collision sendiri ( Port memiliki jalur data sendiri-sendiri ) Switch juga menganut sistem mac address learning dimana dia akan memiliki tabel pernerjemah pusat yang memiliki daftar penerjemah untuk semua port. Switch juga dapat membuat VPN antara port pengirim dan penerima. Switch ini menggunakan transmisi full duplex dimana memiliki jalur antara receive dan transmit data secara terpisah.

Dalam mengolah data switch dapat digolongkan dalam tiga jenis :
1. Store and Forward - switch akan meneruskan frame setelah data di terima secara lengkap
2. Cut-Through Switch Meneruskan Frame tanpa menunggu penerimaan frame secara lengkap
3. Fragment Free ( Hybrid ) merupakan kompromi dari kedua jenis switch diatasSwitch Juga diperkuat oleh teknologi VLAN ( Virtual LAN ) dimana dia mampu Mensegmentasi jaringan LAN secara logika tanpa harus menuruti lokasi fisik peralatan.Switch juga dapat berfungsi sebagai Spanning Tree protokol yang bersifat redundant jika dia menilai suatu jalur itu sibuk maka dia ( switch ) akan memilih jalur lain yang tidak sibuk.
sumber: http//f3bria.blogspot.com
http//google.com

QUAGGA

Quagga adalah sebuah software aplikasi yang digunakan untuk
aplikasi routing protokol.
Bagian quagga ada beberapa macam:
1. Zebra – merupakan bagian penghubung antara linux kernel dengan aplikasi routing protokol.
2. Routing Daemon – merupakan aplikasi pengatur routing protokol.
Misal: ospfd adalah daemon yang mengatur routing protocol OSPF, ripd adalah daemon yang mengatur routing protokol RIP



Perintah Quagga mirip dengan perintah yang ada di CISCO router.
Untuk installasi :

Router # aptget-get install quagga

File konfigurasi awal di /etc/quagga

Router # ls /etc/quagga

Daemons

debian.conf

Aktifkan quagga dengan mengedit file /etc/quagga/daemons

Router # vim /etc/quagga/daemons

Rubah protokol yang kita inginkan dengan merubah “no” menjadi
“yes”, contoh :

zebra = yes

ospfd = yes

artinya kita mengaktifkan zebra (wajib) dan protokol OSPF, begitu
juga dengan protokol yang lainnya

Membuat konfigurasi awal, list konfigurasi yang digunakan quagga :
– zebra.conf — untuk aplikasi zebra
– ospfd.conf — untuk routing protokol OSPF
– ripd.conf — untuk routing protokol RIP
– bgpd.conf — untuk routing protokol BGP

Bisa juga dengan cara mencopy contoh konfigurasi di documentation

Router# cp /usr/share/doc/quagga/examples/zebra.conf.sample /etc/quagga/zebra.conf

Begitu juga file konfigurasi lainnya.

Untuk menjalankan daemon quagga, jalankan perintah:

Router# /etc/init.d/quagga start

Begitu juga untuk stop dan restart

Router# /etc/init.d/quagga stop

Router# /etc/init.d/quagga restart

PC dengan aplikasi quagga, dimana apabila kita ingin membangun jaringan dengan OSPF menggunakan quagga langkah-langkah yang harus dilakukan adalah :

– Mengaktifkan quagga setelah membuat konfigurasi awal
Router # /etc/init.d/quagga start
Starting Quagga daemons (prio:10): zebra ospfd.

– Melihat daemon konfigurasi dengan perintah (misal : ospf)

Router # netstat nlptu | grep zebra

tcp 0 0 127.0.0.1:2601

0.0.0.0:* LISTEN 2096/zebra

Router # netstat nlptu | grep ospf

tcp 0 0 127.0.0.1:2604

0.0.0.0:* LISTEN 2100/ospfd

– artinya Zebra bekerja pada port 2601 dan ospfd pada 2604, begitu juga apabila kita menggunakan “ripd” dan yang lainnya

– Mengkonfigurasi zebra (password default “zebra”) :

Router # telnet localhost 2601 / telnet localhost zebra

Trying 127.0.0.1…

Connected to localhost.localdomain.

Escape character is ‘^]’.



Hello, this is Quagga (version 0.98.3).

Copyright 19962005

Kunihiro Ishiguro, et al.



User Access Verification



Password:

Router> en

Password:

Router#

– Begitu juga dengan ospfd

Trying 127.0.0.1…

Connected to localhost.localdomain.

Escape character is ‘^]’.



Hello, this is Quagga (version 0.98.3).

Copyright 19962005

Kunihiro Ishiguro, et al.



User Access Verification



Password:

Router> en

Password:

ospfd# conf t

ospfd(config)# router ospf

ospfd(configrouter)#network 10.252.108.0/24 area 0